Senin, 30 November 2009

Hari Raya Idul Adha



Berbeda dari tahun lalu,Hari Raya Idul Adha tahun ini yang jatuh pda hari Jum'at 27 November 2009 Di Musolla "Al Iklas" Perum Agrindo tidak menerima satupun hewan Qurban,namun tidak mengurangi kekhusukan dalam ber Takbir dan melaksanakan solat Id berjamaah yang di selengarakan oleh panitia Musolla,Dalam kutbahnya Ust Acang menyampaikan pentingnya meng-aplikasikan makna Qurban dalam kehidupan sehari-hari.Kita berharap di tahun mendatang khususnya Perum Agrindo akan banyak yang berqurban,dalam kesempatan ini pula kami pengurus Musolla mengajak warga untuk membuat team yang terdiri dari 7 orang yang dalam setiap bulan di adakan pengumpulan dana sebesar Rp 100.000 ,dalam satu tahun di pastikan sudah terkumpul dana sebesar Rp 8.400.000,sehingga satu team sudah bisa membeli satu ekor Sapi/Kerbau.Bagi warga yang berminat akan hal ini untuk segera menghubungi panitia musolla atau bagi yang punya pendapat lain bisa di sampaikan di media dan akan kita bahas bersama-sama.Salam

Minggu, 29 November 2009

Memperingati 17 Agustus 1945




Dengan sarana prasarana,dana,dan sumberdaya manusia yang sangat terbatas kami senantiasa berupaya memberikan sesuatu permainan education yang sangat bermakna bagi anak-anak Perum Agrindo dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 64

Rabu, 25 November 2009

Pengurusan PBB

Kami menghimbau kepada warga Perum Agrindo ,sehubungan dengan program dari pengurus RT ,untuk bersama-sama secepatnya mengurus PBB yang sampai saat ini belum terbit.Bagi warga yang sudah menyelesaikan cicilan dengan pihak BTN,agar segera menghubungi pengurus RT dan menyertakan syarat-syarat sbb:

1.Copy Sertifikat (Satu Set)

2.Copy KTP

Demikian ,harap menjadi perhatian

Salam

Pengurus RT 04

Senin, 02 November 2009

Info Tanah Pemakaman Perum Agrindo

Bersama ini kami pengurus Rt 04 Perum Agrindo menginformasikan kepada Bapak/Ibu bahwa saat ini perumahan kita telah di sediakan sebidang tanah dari pengembang yang luasnya 500 m2 yang terletak di blok Bongkonol desa Mekar Sari (arsip ada di pengurus Rt04).Adapun tanah tersebut di sediakan untuk keperluan pemakaman umum warga Perum Agrindo.
Selanjutnya kami pengurus Rt 04 telah sepakat untuk membentuk sebuah program/wadah dalam bentuk kerukunan kematian yang Anggaran Dasar dan Angaran Rumah Tangganya sedang kami konsep bersama.
Sebagai gambaran awal ,program Kerukunan Kematian ini akan bekerja sebagai berikut :
-Menyediakan fasilitas yang di perlukan warga yang terkena musibah meninggal dunia berupa,penyediaan kain kafan,sarana memandikan jenazah,pengali kubur,santunan keluarga korban ,dll ,sesuai angaran yang tersedia.
-Penyediaan dana simpan pinjam bagi anggota dan dana-dana darurat .
-Mengembalikan dana yang telah di pakai sebagai biaya pengurusan tanah,yang saat ini di biayai oleh pengurus Rt04
-Dan lain-lain sesuai kebutuhan yang di perlukan.
Dalam rangka mewujudkan rencana yang sangat mulia ini ,kami pengurus Rt 04 mengharap partisipasi seluruh warga Agrindo untuk turut bergabung dalam program ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama.
Adapun sesuai kesepakatan dalam rapat bersama, setiap anggota untuk pereode pertama Juni 2009s/d Des 2009 akan di kenakan biaya keanggotaan sebesar Rp 25.000 per Kepala Keluarga dan untuk periode berikutnya akan di bahas lebih lanjut.Dana yang sudah masuk akan di kembalikan sesuai porsinya apabila anggota tersebut berpindah tempat atau mengundurkan diri dari keanggotaan.
Demikian kami sampaikan ,terimakasih atas kepercayaanya selama ini,kami menunggu kritik dan saran yang bersifat membangun demi tercapainya Perumahan Agrindo yang lebih baik .

Untuk Info lebih lanjut Harap menghubungi Sekretariat Rt Agrindo Bpk Imam Mustofa

Kamis, 29 Oktober 2009

Yayasan "Prakarsa Insan Maja" (Prima)



Di era yang sudah sangat Materialists dan Egois seperti sekarang ini rasanya sangat sulit mendapatkan orang yang mau bekerja tanpa pamrih dan iklas meluangkan tenaga,waktu dan ilmunya untuk mereka yang memang layak mendapatkan uluran tangan.Adalah remaja putra dan putri Desa Maja, Lebak, Banten, dan sekitarnya yang tergabung dalam Yayasan "Prima" dengan bekal sarana seadanya mereka mampu berkarya dalam berbagi dengan sesama.Nama Yayasan Prima sudah tidak asing lagi bagi warga Maja dan sekitarnya terutama bagi anak-anak Yatim Piatu ,warga miskin dan kaum du'afa,banyak sekali program yang sudah di laksanakan di antaranya Khitanan Massal ,Pembagian santunan,Pelatihan dan pendidikan serta kegiatan-kegiatan lainya yang sangat bermanfaat .Di bawah Binaan Bpk Urip Widiantoro,.S.Si dan mereka semua yang tergabung dalam susunan kepengurusan ,dengan Motto 'BEKERJA DAN BERPIKIR UNTUK UMAT"mereka akan bekerja terus dan menyadarkan kepada kita semua betapa pentingnya kita berbagi kepada sesama.Bagi yang tergerak ingin membantu perjuangan mereka silahkan menghubungi yayasan tsb atau Salurkan Infak dan sodaqoh ke Bank BRI No Rekening 008001020993500 A/n Yayasan Prakarsa Insan Maja.Salam

Rabu, 28 Oktober 2009

Kisah Memilukan Para Petani Penggarap


Hanya untuk memenuhi kehidupan sehari hari saja para buruh tani yang tinggal di Desa Cipining Kec Curug Bitung Lebak Banten ini ,harus berjuang habis habisan untuk mempertahankan haknya ,ini terjadi karena mereka menggarap di atas lahan milik TNI-AD,sementara tidak ada satupun perjanjian atau kesepakatan yang di miliki oleh para buruh tani dengan pihak pemilik tanah.Ini menjadi salah satu persoalan yang sangat serius manakala ribuan jiwa tergantung kepada lahan tersebut.Persoalanya sekarang adalah bagaimana pemerintah daerah khususnya Kab lebak bisa memberikan jalan keluar yang terbaik, sehingga para petani penggarap tetap bisa menggarap di lahan tersebut dengan jaminan yang jelas , sementara pemilik lahan juga mendapatkan keuntungan ,selama tanah tersebut belum jelas keperuntukanya.

Minggu, 18 Oktober 2009

Agrindoku sayang Agrindoku Malang


Beginilah suasana kerja bakti yang di kerjakan oleh warga Perumahan Agrindo pada tanggal 18 Okt 2009,untuk mengakses jarak ke perumahan dari jalan raya mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga harus di lakukan kerja bakti dan swadaya dari warga masyarakat sendiri.Perumahan Agrindo adalan salah satu proyak yang di rancang sebagai kota kekerabatan ,yang ahirnya gagal karena terkena dampak krisis moneter pada tahun 1997.Sampai saat ini tidak di ketahui lagi keberadaan pengembangnya .Perumahan ini sudah terbangun sekitar 500 unit rumah tetapi hanya sekitar 70 kk yang bermukim di sini.Sehingga dari total bangunan tinggal sekitar 10-20 %yang layak huni.Para penghuni di sini rata-rata bekerja di Ibu Kota Jakarta yang jarak tempuh untuk kereta api sekitar 50km dari stasiun Maja atau sekitar 70 km kalau di tempuh dengan kendaraan umum/Sepeda motor .Perum Agrindo masuk ke daftar wilayah pemerintahan desa Cipining Kec Curug Bitung Lebak Banten.Sampai saat ini perumahan tersebut belum terdaftar selaku pembayar Pajak Bumi Di Bangunan,(Bersambung)