Hanya untuk memenuhi kehidupan sehari hari saja para buruh tani yang tinggal di Desa Cipining Kec Curug Bitung Lebak Banten ini ,harus berjuang habis habisan untuk mempertahankan haknya ,ini terjadi karena mereka menggarap di atas lahan milik TNI-AD,sementara tidak ada satupun perjanjian atau kesepakatan yang di miliki oleh para buruh tani dengan pihak pemilik tanah.Ini menjadi salah satu persoalan yang sangat serius manakala ribuan jiwa tergantung kepada lahan tersebut.Persoalanya sekarang adalah bagaimana pemerintah daerah khususnya Kab lebak bisa memberikan jalan keluar yang terbaik, sehingga para petani penggarap tetap bisa menggarap di lahan tersebut dengan jaminan yang jelas , sementara pemilik lahan juga mendapatkan keuntungan ,selama tanah tersebut belum jelas keperuntukanya.
Rabu, 28 Oktober 2009
Kisah Memilukan Para Petani Penggarap
Hanya untuk memenuhi kehidupan sehari hari saja para buruh tani yang tinggal di Desa Cipining Kec Curug Bitung Lebak Banten ini ,harus berjuang habis habisan untuk mempertahankan haknya ,ini terjadi karena mereka menggarap di atas lahan milik TNI-AD,sementara tidak ada satupun perjanjian atau kesepakatan yang di miliki oleh para buruh tani dengan pihak pemilik tanah.Ini menjadi salah satu persoalan yang sangat serius manakala ribuan jiwa tergantung kepada lahan tersebut.Persoalanya sekarang adalah bagaimana pemerintah daerah khususnya Kab lebak bisa memberikan jalan keluar yang terbaik, sehingga para petani penggarap tetap bisa menggarap di lahan tersebut dengan jaminan yang jelas , sementara pemilik lahan juga mendapatkan keuntungan ,selama tanah tersebut belum jelas keperuntukanya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar