Kamis, 29 Oktober 2009

Yayasan "Prakarsa Insan Maja" (Prima)



Di era yang sudah sangat Materialists dan Egois seperti sekarang ini rasanya sangat sulit mendapatkan orang yang mau bekerja tanpa pamrih dan iklas meluangkan tenaga,waktu dan ilmunya untuk mereka yang memang layak mendapatkan uluran tangan.Adalah remaja putra dan putri Desa Maja, Lebak, Banten, dan sekitarnya yang tergabung dalam Yayasan "Prima" dengan bekal sarana seadanya mereka mampu berkarya dalam berbagi dengan sesama.Nama Yayasan Prima sudah tidak asing lagi bagi warga Maja dan sekitarnya terutama bagi anak-anak Yatim Piatu ,warga miskin dan kaum du'afa,banyak sekali program yang sudah di laksanakan di antaranya Khitanan Massal ,Pembagian santunan,Pelatihan dan pendidikan serta kegiatan-kegiatan lainya yang sangat bermanfaat .Di bawah Binaan Bpk Urip Widiantoro,.S.Si dan mereka semua yang tergabung dalam susunan kepengurusan ,dengan Motto 'BEKERJA DAN BERPIKIR UNTUK UMAT"mereka akan bekerja terus dan menyadarkan kepada kita semua betapa pentingnya kita berbagi kepada sesama.Bagi yang tergerak ingin membantu perjuangan mereka silahkan menghubungi yayasan tsb atau Salurkan Infak dan sodaqoh ke Bank BRI No Rekening 008001020993500 A/n Yayasan Prakarsa Insan Maja.Salam

Rabu, 28 Oktober 2009

Kisah Memilukan Para Petani Penggarap


Hanya untuk memenuhi kehidupan sehari hari saja para buruh tani yang tinggal di Desa Cipining Kec Curug Bitung Lebak Banten ini ,harus berjuang habis habisan untuk mempertahankan haknya ,ini terjadi karena mereka menggarap di atas lahan milik TNI-AD,sementara tidak ada satupun perjanjian atau kesepakatan yang di miliki oleh para buruh tani dengan pihak pemilik tanah.Ini menjadi salah satu persoalan yang sangat serius manakala ribuan jiwa tergantung kepada lahan tersebut.Persoalanya sekarang adalah bagaimana pemerintah daerah khususnya Kab lebak bisa memberikan jalan keluar yang terbaik, sehingga para petani penggarap tetap bisa menggarap di lahan tersebut dengan jaminan yang jelas , sementara pemilik lahan juga mendapatkan keuntungan ,selama tanah tersebut belum jelas keperuntukanya.

Minggu, 18 Oktober 2009

Agrindoku sayang Agrindoku Malang


Beginilah suasana kerja bakti yang di kerjakan oleh warga Perumahan Agrindo pada tanggal 18 Okt 2009,untuk mengakses jarak ke perumahan dari jalan raya mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga harus di lakukan kerja bakti dan swadaya dari warga masyarakat sendiri.Perumahan Agrindo adalan salah satu proyak yang di rancang sebagai kota kekerabatan ,yang ahirnya gagal karena terkena dampak krisis moneter pada tahun 1997.Sampai saat ini tidak di ketahui lagi keberadaan pengembangnya .Perumahan ini sudah terbangun sekitar 500 unit rumah tetapi hanya sekitar 70 kk yang bermukim di sini.Sehingga dari total bangunan tinggal sekitar 10-20 %yang layak huni.Para penghuni di sini rata-rata bekerja di Ibu Kota Jakarta yang jarak tempuh untuk kereta api sekitar 50km dari stasiun Maja atau sekitar 70 km kalau di tempuh dengan kendaraan umum/Sepeda motor .Perum Agrindo masuk ke daftar wilayah pemerintahan desa Cipining Kec Curug Bitung Lebak Banten.Sampai saat ini perumahan tersebut belum terdaftar selaku pembayar Pajak Bumi Di Bangunan,(Bersambung)